A.
DEFINISI KEBENARAN
Kebenaran merupakan suatu hal yang dapat di pertanggung jawabkan. Kebenaran
soal kesesuaian antara apa yang diklaim sebagai diketahui dengan kenyataan yang
sebenarnya. Benar dan salah adalah soal sesuai tidaknya apa yang dikatakan dengan
kenyataan sebagaimana adanya. Kebenaran merupakan suatu hal yang bisa dikatakan
benar berdasarkan alasan yang logis dan analitik. Suatu kebenaran bisa
dipandang dari sudut pandang dan metode yang berbeda dari masing-masing orang,
sehingga setiap orang pun dapat mengemukakan pendapatnya mengenai suatu
kebenaran. Bisa di sebut juga sebagai suatu keadaan yang cocok dengan keadaan yang sesungguhnya.
1) Kebenaran empiris yakni lebih mementingkan objek, menghargai
cara kerja induktif dan aposteriori. 2) Kebenaran indrawi merupakan kebenaran yang yang paling
sederhana, karena kebenaran ini hanya melibatkan panca indra dalam mencari
kebenarannya, pada umumnya manusia dalam menilai
sekelilingnya berdasarkan informasi indrawi seperti
api, panas, batu, senjata, pohon dan lain-lain. 3) Kebenaran pengalaman merupakan suatu kebenaran yang di peroleh
melalui hasil persentuhan alam dengan panca indra manusia.
C.
CARA MEMPEROLEH KEBENARAN
Cara mendapatkan kebenaran
dengan logika, yaitu melalui
metode induksi dan metode deduksi :
1.
Induksi
adalah cara berfikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat umum dari kasus
kasus yang bersifat individual.
2. Deduksi adalah kegiatan berfikir merupakan kebalikan dari
penalaran induksi, deduksi adalah cara berfikir dari pernyataan yang bersifat
umum, menuju kesimpulan yang bersifat khusus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar